<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Package on Rizky Note's</title><link>https://rizkynotes.com/tags/package/</link><description>Recent content in Package on Rizky Note's</description><generator>Hugo</generator><language>id-ID</language><lastBuildDate>Fri, 25 Nov 2022 09:52:55 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://rizkynotes.com/tags/package/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Mengenal Context Pada Golang</title><link>https://rizkynotes.com/posts/mengenal-context-pada-golang/</link><pubDate>Fri, 25 Nov 2022 09:52:55 +0700</pubDate><guid>https://rizkynotes.com/posts/mengenal-context-pada-golang/</guid><description>&lt;p>Saat mengembangkan sebuah aplikasi backend yang menangani &lt;code>http request&lt;/code> dari client, mungkin yang perlu diketahui adalah url endpoint mana yang diminta klien untuk menentukan sebuah function mana yang akan melayani response.&lt;/p>
&lt;p>Namun saat melayani sebuah response beberapa hal selalu dapat terjadi, seperti client memutuskan koneksi sebelum menerima response.&lt;/p>
&lt;p>Jika fungsi yang melayani response tidak mengetahui bahwa klien terputus, server mungkin menghabiskan lebih banyak waktu untuk memproses response yang tidak akan digunakan atau diharapkan oleh client itu lagi.&lt;/p></description></item><item><title>Mengenal net/http Default Package Golang</title><link>https://rizkynotes.com/posts/mengenal-net/http-default-package-golang/</link><pubDate>Sat, 29 Oct 2022 20:06:48 +0700</pubDate><guid>https://rizkynotes.com/posts/mengenal-net/http-default-package-golang/</guid><description>&lt;p>Go atau Golang yang sering kita dengar sangat bagus untuk membangun aplikasi web dari segala bentuk dan ukuran.&lt;/p>
&lt;p>Hal ini karena Go memiliki standart paket library yang bersih, konsisten dan mudah digunakan.&lt;/p>
&lt;h1 id="apa-itu-nethttp">Apa itu net/http&lt;/h1>
&lt;p>Salah satu paket librarynya adalah &lt;code>net/http&lt;/code>. Paket ini memungkinkan kita membangun server HTTP di Go dengan baik dan beberapa fitur lain seperti routing, templating, dan lainnya.&lt;/p>
&lt;p>Go memiliki web servernya sendiri dan web server ini ada didalam Go. Berbeda dengan bahasa lain yang memerlukan pendukung web server terpisah (contoh PHP yang membutuhkan Nginx atau Apache sebagai web servernya).&lt;/p></description></item></channel></rss>